Konnichiwa…
terang putih dalam ruang
ruangan dalam gedung informatika berpapan tulis
berinternet, kunjungi dunia maya
kain – kain merah kekuningan bergantungan
bangku – bangku sepi tak berisi
tas – tas tak lagi berdiri di atasnya
sedikit demi sedikit……….
matilah media
deg….deg…deg….
jantung hatiku nyeri
pondok berteriak dalam hati
keringat keluar tak beraturan
mimik kaku, gerakseakan terbebani gravitasi
namun, tidaklah bisa
organ tubuh terasa sulit diajak
rintik – rintik airturun
sekin lama semakin menjadi
besarlah ia
sulitlah diriku pergi ke tujuan
untuk belajar


Commanster